Minggu, 27 November 2011

LUMADI MART 2

MENYEMPURNAKAN SISTIM PENGELOLAAN LUMADI MART
Lumadi Mart adalah milik KELOMPOK PEREMPUAN TANI LUMADI untuk itu keterlibatan anggota mutlak diperlukan. Karena keterlibatan dalam pengelolaan oleh anggota adalah bagian dari tanggung-jawab dan adanya hak dan kewajiban bagi anggota dan pengurus Organisasi.

Dalam masa perintisan keterlibatan anggota baru sampai tingkat membantu membungkus gula pasir baik satu kg, setengah kg dan seper empat kg. Dengan cara dibentuk kelompok-kelompok dan dijawal berdasarkan kelompoknya.

Kedepan LUMADI MART harus mempunyai gedung sendiri dan harus mampu mencukupi kebutuhan untuk pakan ternak, untuk mempu mencukupi kebutuhan ternak warga Remeng Kidul harus mempunyai modal 20.000.000,00, pada hal saat ini LUMADI MART baru memiliki omset 10.000.000,00.

Demikian dengan kewirausahaan memproduksi telur asin mulai dari produksi sampai pada penjualanya keterlibatan anggota sangat kental sekali. Mulai minggu depan produksi telur asin sampai dengan pejualanya dibagi dua kelompok setiap kelompoknya 10 orang

Rabu, 23 November 2011

LUMADI MART 1

Lumadi mart  adalah kegiatan wira usaha yang saat ini sedang dirintis oleh KELOMPOK PEREMPUAN TANI LUMADI yang ada di Dk. Remeng Kidul, Ds. Tlogowatu, Kec. Kemalang, Kegiatan itu dimulai sejak bulan Pebruwari 2011 kemarin diawali dengan menyediakan beras untuk dikonsumsi para anggota dan pengurus, namun seiring dengan berjalanya waktu dan laba meningkat maka barang yang dijual bertabah gula, sarimi dan teh. Sampai saat ini kebutuhan yang disediakan oleh Lumadi mart adalah:
1. Beras
2. Gula putih
3. Gula merah
4. Sarimi
5. telur
6. .kebutuhan dapur yang lain

Karena Lumadi Mart Dari, oleh dan untuk anggota, mulai dari permodalan, pengelola, pembeli dan keuntungan menjadi milik anggota. Adapun tujuan Lumadi Mart Supaya perputaran uang yang menjadi anggota KELOMPOK PEREMPUAN TANI tidak keluar organisasi apa lagi keluar daerah. Menyejahterakan anggota karena segala segala kebutuhan anggota sudah tercukupi oleh Lumadi mart. Kegiatan itu juga bertujuan untuk pendidikan kewirausahaan bagi anggota dan juga masyarakat. Dengan adanya Lumadi mart mampu meningkatkan ekonomi keluarga ORGANISASI LUMADI.

Sasaran dari Lumadi Mart adalah anggota ORGANISASI LUMADI, Masyarakat Remeng Kidul dan masyarakat yang lain yang membutukan
LUMADI MART 10 TAHUN KE DEPAN
 Untuk 10 tahun ke depan LUMADI MART mampu menambah dan memperluas usahanya yaitu mencukupi kebutuhan pakan ternak di Dukuh Remeng Kidul khususnya dan masyarakat Desa Tlogowatu pada umumnya.  10 tahun ke depan LUMADI MART menargetkan mempunyai omset 25.000.000,00-30.000.000,00. Target selanjutnya LUMADI MART mempunyai tempat sendiri baik sebagai sekretariat maupun sebagai produksi dan wira-usaha dari PEREMPUAN TANI LUMADI



Senin, 31 Januari 2011

BANGKITKAN EKONOMI MASYARAKAT LERENG MERAPI LEWAT WIRA USAHA MAKANAN OLAHAN





Erupsi merapi sangat meruntuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat baik ekonomi, sosial dan budaya. Bukan hanya itu saja keputus-asaan juga mereka alami. Untuk menyambung hidup mereka harus rela mencari pasir di aliran kali-kali di aliran gunung Merapi, pada hal bahaya lahar dingin menjadi ancaman setiap waktu. Namun demun demi perut dan dapur yang ngebul mereka tidak mewmpedulikan itu semua.

Inilah yang mendasari KELOMPOK TANI LUMADI Dukuh Remeng Kidul , Desa Tlogowatu Kecamatan Kemalang menginisiasi berdirinya KELOMPOK PEREMPUAN TANI LUMADI untuk menjadi sebuah wadah perjuangan bagi kaum perempuan. Untuk menggeliatkan kegiatan dimulai dengan Wira Usaha memproduksi telur asin, jual beli beras dan kredit mikro.
Disamping itu KELOMPOK PEREMPUAN TANI LUMADI juga berencana memanfaatkan potensi lokal untuk bahan baku Wira Usaha Kelompok sebagai peluang.

Mengapa harus potensi lokal, karena bahan baku tersedia dan tidak membutuhkan modal yang terlalu banyak. Para anggota sudah mempunyai pengalaman dalam hal ini, karena dilakukan dengan bergotong-royong sejak bulan juni sudah memulai usaha produksi telur asin.

Namun erupsi merapi, meluluh lantakan usaha kami, kartena ditinggal mengunsi produksi Telur asin berhenti dari bulan November- Desember. Namun atas dorongan teman-teman FORUM KOMUNIKASI DAN INFORMASI SIMPUL PETANI KLATEN (FKISP) kami bangkit kembali untuk melakukan usaha pada tanggal 26 Desember 2010.

Pada awal bulan Februwari 2011 kami memulai usaha yang baru yaitu jual beli beras, dengan alasan, sekalipun kami bukan petani padi tetapi makanan pokok kami adalah nasi. Dengan KELOMPOK PEREMPUAN TANI LUMADI menjual beras dapat meringankan penduduk sekitar kami karena mendapatkan harga yang sedikit murah di bandingkan dengan pasar karena langsung dari selepan petani. Hal ini juga dapat memotong mata rantai pemasaran beras di tingkat pengepul - pasar tradisional- warung di kampung.

Selasa, 11 Januari 2011

KELOMPOK WANITATANI LUMADI PASKA ERUPSI MERAPI


Erupsi Merapi yang terjadi mulai tanggal 26 oktoner 2010 meluluh lantakan penghidupan dan usaha masyarakat di lereng Merapi.
Proses mengunsi dan situasi saat itu sungguh sangat mencekam mulai dari suara gemuruh yang sangat memekakan telinga, lava pijar dan sulvatara yang membubung keatas, suara kendaraan yang hilir mudik dengan kecepatan tinggi yang masuk dan meninggalkan Desa, bunyi serine petugas evakuasi menambah situasi tambah mencekam dan menakutkan, kepanikan campur aduk menjadi satu

Dampak erupsi Merapi bagi Wira Usaha yang bahan bakunya berasal dari pertanian. Derita petani di lereng merapi akibat erupsi sangat mengenaskan khususnya polowijo dan holtikultura yang hancur akibat abu vulkanik.
Bagi para peternak baik sapi maupun kambang harganya turun drastis mencapai 50-100%.

Bagaimana dengan kegiatan usaha KELOMPOK WANITA TANI LUMADI yang memproduksi telur asin menjadi macet total karena lari mengunsi dan peternak bebek semua dijual, pada hal selama ini bahan baku (telur bebek) berasal dari mereka. Untuk selanjutnya KELOMPOK WANITA TANI LUMADI akan memproduksi aneka criping :ketela, sukun, bentul dan lain-lain serta jual beli beras sambil menunggu peternak bebek menggeliat kembali. KELOMPOK WANITA TANI LUMADI juga akan memanfaatkan lahan-lahan pertanian yang kurang berfungsi dengan baik untuk holtikultura sebagai program lanjutan.

Minggu, 09 Januari 2011

BIODATA KELOMPOK TANI WANITA LUMADI



A. NAMA KELOMPOK : KELOMPOK WANITA TANI LUMADI
B. TEMPAT KEDUDUKAN : REMENGKIDUL TLOGOWATU, KEMALANG
C. NOMOR TELPON :
D. E-MAEL : wanitalumadi@ymail.com
E. JATWAL PERTEMUAN : MINGGU WAGE
F. JENIS KEGIATAN KELOMPOK :
a. MEMPRODUKSI MAKANANAN OLAHAN HASIL PERTANIAN DAN, TANAMAN APOTIK HIDUP, WARUNG HIDUP&JUAL BELI BERAS
. TANGGAL BERDIRI : 9 MEI 2010

G. PENGURUS :
a. KETUA : WIGATI NINGSIH
b. WAKIL KETUA : NUR WIDAYATI
c. SEKRETARIS : HAFIDA RESTUTI
d. WAKIL SEKRETARIS : WARSINI
e. BENDAHARA : ASRI
f. WAKIL BENDAHARA : PURWANTI NINGRUM

H. PENGGUNG JAWAB KEGIATAN
PROD. TELUR ASIN :
1. BAHAN BAKU : LEGIYEM, YATI
2. PRODUKSI : SEMUA ANGGOTA
3. PEMASARAN : WIGATI NINGSIH, YANI
JUAL BELI BERAS : WARSINI

I. KEANGGOTAAN :
a. MARTINI
b. SAMSIAH
c. WATINI
d. DIPO WIYONO SIHMI
e. LESTARI
f. ROSANTI
g. SUGIYEM
h. SULIYEM SUDIRAHARJO
i. SUKIYEM
j. TRI PUJIYATI
J. KEGIATAN USAHA KELOMPOK TANI WANITA LUMADI
a. PRODUKSI TELUR ASIN
b. JUAL BELI BERAS
c. BANK TANI
d. KOORDINASI INTERNAL
e. ARISAN
K. PROGRAM KERJA KELOMPOK WANITA TANI LUMADI
a. PRODUKSI ANEKA CRIPING
b. PRODUKSI TEMPE
c. PENGUATAN ORGANISASI



Minggu, 17 Oktober 2010

BERLATIH HIDUP BERGOTONG ROYONG


Kehidupan manusia sekarang ini waktu adalah uang (time is mane), segala sesuatu diykur dengan uang, buang air besar-kecil harus membayar. Aktifitas apapun serba uang, inilah kehidupan masyarakat yang telah terkontaminasi dengan kapitalisme global, pribadi, komunitas yang mempunyai banyak kapital yang berkuasa, ia dan mereka sanggup membeli kekuasaan dapat memutar balikan hukum dengan sekehendak hatinya. Ciri-ciri kehidupan kapitalistik adalah: individualisme dan motif ekonomi (modal sadikit mendapat keuntungan yang sebanyak-banyaknya). Orang yang mempunyai watak yang kapitalistis sangat susah untuk diajak untuk hidup bergotong-royong dan bekerja non provit.

Sebenarnya jika kita melihat ke belakang watak asli bangsa Indonesia adalah tenggang rasa, tepo seliro, berat sama dipikul ringan sama dijinjing, semua itu termaktup di dalam Dasar negara PANCASILA dan pembukaan UUD 1945. Yang menjadi pertanyaan apakah kita mampu mengembalikan watak pancasila itu ke dalam jiwa dan karakter Bangsa Indonesia. Jawabnya jelas bisa.

KELOMPOK TANI WANITA LUMADI dk. Remeng kidul, Ds. Tlogowatu sedang berlatih untuk berlatih hidup bergotong-royong (bekerja non provit) dengan membuat UKM "LUMADI" dengan mengawali kegiatan memproduksi telur asin. Sedangkan modalnya berasal dari KELOMPOK TANI LUMADI Bapak-bapak sebesar Rp. 400.000 dan iuran wajib anggota. ulai bulan oktober UKM LUMADI memproduksi telur asin satu minggu dua kali dengan aktivitas memproduksi-memasarkan produksinya ke warung-warung di sekitar kami. Mengapa non provit karena segala kegiatan dijalankan untuk menghidupkan organisasi bukan untuk kepentingan pribadi anggota semata dan saat ini tidak ada upah (honor) yang diterima mereka.

Apa yang mereka dapatkan dari semua kegiatan yang telah mereka lakukan:
1. Belajar berorganisasi
2. Belajar bersosialisasi
3. Belajar managemen
4. Belajar hidup bergotong-royong, tenggang rasa dan gerakan sosial dan lain-lain

Disamping ada pembelajaran tentang berbagai hal tentang berkehidupan sosial, bagaimana dengan ekonomi keluarga. UKM LUMADI menjadi batu penjuru (batu pertama) dari sebuah PONDASI dari pembangunan ekonomi masyarakat Remeng Kidul khususnya anggota KELOMPOK TANI LUMADI. UKM LUMADI adalah pondasi dari sebuah bangunan alat produksi bersama milik KELOMPOK TANI LUMADI makanya dibangun dari, oleh dan untuk anggota KELOMPOK.
UKM LUMADI hanya sebuah alat bukan tujuan, sedangkan yang menjadi tujuan dari KELOMPOK TANI LUMADI adalah Dukuh Remeng Kidul yang berdaulat dalam bidang ekonomi, sosial dan poilitik. Tanpa hidup bergotong royong dan senasip sepenanggunangan semua itu akan mustahil

Senin, 11 Oktober 2010

PRODUKSI TELUR ASIN DAN PROSPEK KE DEPAN


KELOMPOK TANI WANITA "LUMADI" Dukuh Remeng Kidul, Desa Tlogowatu, mulai berbenah dimulai dari organisasi dengan kegiatan penertipan pembukuan organisasi dan pembukuan kegiatan UKM. Hal ini dilakukan sebagai bentuk transparasi dan pelaporan kepada anggota, supaya kedepanya tidak timbul masalah dalam interen organisasi.
Untuk stabilitas organisasi KELOMPOK TANI WANITA LUMADI, melakukan kegiatan usaha bersama dengan memproduksi telur asin. Kegiatan ini mulai dilaksanakan akhir bulan juni sampai sekasrang. Sampai saat ini kami mempunyai langganan warung yang bersedia menjualkan produksi kami 30 warung dengan kesanggupan menjual 20-30 butir/minggu. Masih banyak kendala didalam membangun UKM ini karena persoalan pada kemampuan produksi yang masih kecil karena kegiatan ini memang dimulai dari iuran pokok dan wajib yang di lakukan oleh anggota Kelompok. Karena kecilnya modal kami baru bisa memproduksi rata rata 300 butir/minggu-10 hari. Tetapi kami yakin dan percaya bahwa UKM kami akan berkembang karena KELOMPOK TANI WANITA LUMADI sangat terorganisir dengan baik dan kesadaran berorganisasi dan bergotong-royong sangat tinggi, semua ini ditunjukan dari tingkat kehadiran dalam pertemuan rutin lapanan (35 hari)sekali dan kegiatan produksi yang dihadiri semua anggota Kelompok